kudengar suara genderang kehidupan,
telah redup termakan oleh alunan melodi kematian,
hari-hari telah lelah ku lalui,
dibawah terik mentari dan musim yang berganti,
lelah, airmata tuk terus jatuh menerpa,
lelah, asa untuk membangun impian raksasa,
kini hanya aku sindiri disini,
menepi sedih menanti mati,
mentari tak akan mampu tuk membakarku lagi,
bulan tak akan pernah bisa membekukanku dalam mimpi,
kini aku menang dalam tepi kehidupan,
kini aku bebas untuk menentukan kemenangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar